7 Cara Pembukaan Pidato Yang Pasti Sukses

Cara Pembukaan Pidato – Ketika berbicara di depan umum, bagian pembukaan di dalamnya merupakan hal yang sangat penting. Bagaimana kita akan membuka pidato, itulah yang akan menentukan apakah audiens akan mendengarkan kita sampai akhir atau tidak. Bahkan menurut penelitian yang telah dilakukan, 5 menit pertama pidato kita juga akan menjadi dasar audiens menilai kepribadian kita. Maka dari itu, kita perlu mengawali pidato dengan persiapan yang matang sehingga dapat memberikan kesan yang baik. Lalu bagaimana cara pembukaan pidato yang sukses? Kini howieandbelle.com akan coba mensharing hal tersebut kepada sahabat Howie sekalian. Ini dia 7 tipsnya :

Tujuan pembukaan di dalam pidato adalah :
1. Membangkitkan perhatian
2. Memperjelas latar belakang pembicaraan
3. Menciptakan kesan yang baik mengenai fasilitator atau pembicara

Membeberkan Data

Salah satu trik utama untuk mengawali pidato dengan sukses adalah memberikan data statistik terkait hal yang ingin kita sampaikan. Ada banyak hal yang mungkin kita rencanakan untuk disampaikan dan dijelaskan pada data statistik tersebut, tetapi rasanya tidak masalah jika ada sebagian hal yang kita comot untuk dijadikan awalan dalam pembukaan pidato.

Baca juga : 7 Cara berbicara di Depan Umum Agar Tidak Grogi

Menceritakan Anekdot

Sebagian besar audiens yang sudah merasa senang di awal pidato yang telah diberikan, biasanya juga akan memutuskan untuk mendengarkan pidato tersebut hingga akhir. Sehubungan dengan pidato yang kita sampaikan, ceritakan sebuah kisah lucu, kisah humor ataupun anekdot anekdot. Cerita – cerita seperti ini akan membantu kita untuk merebut perhatian mereka sejak awal pidato kita dibuka.

Memberikan Pertanyaan Retoris

Pertanyaan retoris merupakan pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban. Hal ini akan membantu audiens untuk memvisualisasikan topik yang akan kita bawakan. Dengan pertanyaan retoris, pendengar akan terpancing untuk melukis sebuah gambaran di dalam benak mereka sembari mendengarkan pidato yang kita bawakan.

Memberikan Pertanyaan untuk Dijawab

Ada kalanya juga kita harus membuka pidato dengan memberikan pertanyaan yang harus dijawab oleh para audiens. Sampaikan sebuah pertanyaan sambil mengisyaratkan gestur mengancungkan jari. Audiens akan terpancing untuk mengancungkan jari juga apabila mereka memang mereka berniat menjawabnya.

Berbicara dengan Audiens

Pilih salah satu atau dia audiens, lalu kita perlu mendekati mereka dan mengajak mereka mengobrol santai atau sambil mengajukan beberapa pertanyaan singkat. Selain mencairkan suasana, cara ini juga akan menunjukkan bahwa kita sudah memulai menjalin hubungan baik dengan audiens dan akan lebih memahami mereka.

Menceritakan Peristiwa Mutakhir

Agar pendengar merasa “nyambung” sejak awal pidato dibuka, kita juga perlu membuka pidato dengan menceritakan peristiwa – peristiwa terhitz yang sedang banyak dibicarakan di banyak media. Tentunya peristiwa tersebut harus memiliki kaitan dengan pidato yang akan kita sampaikan.

Menyampaikan Keperluan Vital Audiens

Sampaikan mengapa audiens sudah melakukan hal yang tepat dengan mendengarkan pidato yang telah kita berikan. Sampaikan juga mengapa mereka perlu mendengarkan pidato kita hingga selesai. Yang penting, kemukan why-nya atau betapa pentingnya tema yang akan disampaikan bagi mereka.

Dengan menerapkan ketujuh tips tersebut, kami yakin sobat Howie akan berhasil dalam seluruh pidato yang akan kamu sampaikan. Sukses ya sahabat 🙂

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.