Inspirasi

Pemberian Yang Tulus #CeritaMotivasi

Pinterest LinkedIn Tumblr

Kita hidup di era teknologi digital di mana semua orang sudah terhubung melalui aplikasi media sosial, seperti Facebook, Instagram, atau Twitter. Orang – orang suka sekali berbagi mengenai dirinya dalam segala sesuatu. Mulai dari foto dirinya, keluarganya, aktivitas dan hobi yang dia jalani, prestasi yang telah dia raih, ataupun sekedar memasang karya.

EKSIS! Itulah istilah yang kerap kali digunakan. Tanpa berbagi dan sharing di media sosial, maka orang lain akan menganggap dirinya tidak eksis di dunia.

Padahal di jaman dulu, tidak ada di media sosial. Tetapi tercantum di dokumen – dokumen sejarah bahwa perilaku “ingin tampil/eksis” ini telah ada. Dalam hal memberi dan berbagi, banyak orang yang melakukannya untuk dapat memberikan impresi yang baik kepada masyarakat. Tujuannya sih jelas agar orang lain memuji mereka.

Baca juga : Kumpulan Caption IG Instagram Romantis Kekinian Lucu Jaman Now

Walaupun ada orang yang sadar dan menganggap mereka munafik. Terlihat ingin membantu orang lain, tetapi ternyata aktivitas tersebut ditujukan untuk mendapatkan publikasi yang baik saja.

Namun, jangan salah mengira kalau kita tidak dapat menggunakan media sosial untuk melakukan posting kegiatan dan karya kita yang positif. Alangkah baiknya apabila kita ingin berbagi, kita perlu bertanya mengenai tujuan kita ketika melakukan hal ini. Khususnya apabila kita ingin memberikan impresi dan publikasi yang baik, bacaan ini dapat mengingatkan kembali hakikat dan esensi-nya.

Sebagian dari kita mungkin saja ada yang beranggapan bahwa itu dapat memberikan dampak yang positif dan menjadi motivasi bagi orang – orang yang membacanya. Tetapi jika orang lain memberi hanya karena ikut – ikutan ingin tampil, apakah hal itu merupakan pemberian yang tulus?

Sesungguhnya perkembangan teknologi pun bisa memberikan kita kemudah untuk kita dapat memberi tanpa diketahui oleh orang lain dan juga mendorong orang lain untuk memberi seperti yang dilakukan oleh kitabisa.com. Kita dapat memilih untuk memberikan donasi kepada orang yang kita rasa membutuhkan tanpa harus menampilkan identitas / anonim.

Baca juga :  10 Tren Teknologi Masa Kini yang “Booming” di 2020

Jadi renungan hari ini bukanlah mengenai teknologi, tetapi bagaimana cara memanfaatkannya dengan baik tanpa menimbulkan rasa iri dan kecemburuan sosial. Biarlah prinsip “cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati” dapat kita miliki di era media sosial seperti sekarang ini.

Kata Kata Motivasi : Kumpulkanlah harta di surga, bukan harta di bumi

Write A Comment

2 × two =

Pin It