Bisnis

3 Langkah Efektif untuk Memulai Bisnis Properti

Pinterest LinkedIn Tumblr

Memulai bisnis properti – Berbicara tentang bisnis yang menjanjikan, properti adalah salah salah satu jenis bisnis yang masih sangat menguntungkan ketimbang bisnis lainnya. Masyarakat masih menilai properti sebagai sebuah kebutuhan primer, sehingga menimbulkan urgensi untuk harus memilikinya. Setidaknya jika memang masih belum bisa membelinya, masih ada alternatif lain seperti menyewa dalam jangka waktu tertentu untuk menghemat biaya pengeluaran.

inspirasi desain interior
inspirasi desain interior

Adanya peluang yang cukup menjanjikan dari bisnis properti ini membuat banyak orang mencoba terjun langsung ke dalamnya. Perkembangan digital yang semakin pesat pun juga bisa Anda manfaatkan, seperti dengan menggunakan hosting Indonesia gratis untuk membuat website jual-beli properti. Langkah ini diambil untuk memudahkan proses transaksi penjualan properti.

Untuk mampu mewujudkan website yang dapat mengakomodir kebutuhan bisnis, sudah banyak jasa pembuatan website WordPress yang tersedia. Jika Anda menjalankan bisnis properti, adanya jasa ini tentu akan mempermudah Anda dalam membuat website. Anda hanya perlu berfokus pada strategi bisnis yang akan dijalankan, tanpa harus pusing memikirkan segi teknis pembuatan website.

Baca juga: Apa itu Pemasaran Online?

Berbicara tentang bisnis properti dengan cara kekinian, jika saat ini Anda sedang akan memulainya melalui penggunaan metode pemasaran digital, ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan. Langkah-langkah ini tentu akan memberikan efektifitas jika diusahakan secara maksimal.

Selain memanfaatkan jasa pembuatan website dan hosting murah untuk website bisnis properti milik Anda sendiri, apa saja langkah awal lainnya yang sekiranya akan lebih efektif dilakukan untuk memulainya?

1. Melakukan promosi dengan konten soft-selling

Pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital tidak berhenti hanya dengan memiliki website saja. Apabila telah memiliki website, Anda harus membuat konten yang dijadikan sebagai materi promosi melalui konten pemasaran yang soft-selling.

Konten yang soft-selling akan menimbulkan urgensi pada para klien dan membantu Anda dalam meyakinkan mereka untuk segera membeli atau menyewanya melalui jasa yang Anda tawarkan. Dari konten tersebut, Anda juga bisa mengakomodir berbagai macam pertanyaan para calon pembeli hingga menyuguhkan tips yang memudahkan mereka dalam memilih properti.

Baca juga: Cara Membuat Blog Pribadi Gratis Untuk Pemula

 Selain memudahkan klien Anda dalam memilih properti sesuai kebutuhannya, adanya konten marketing juga akan membantu website Anda untuk terindeks lebih mudah di mesin pencarian, seperti Google. Aspek ini jelas berkaitan erat dengan SEO (Search Engine Optimization).

Optimasi konten melalui SEO pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan peringkat website di Google dan menaikkan traffic pencariannya. Peningkatan traffic melalui pencarian di Google tentu juga akan mempermudah Anda untuk menjangkau target pasar yang dituju.

Baca juga: Tips SEO dari Tim Google Untuk Optimalkan Peringkat Situs Anda

Jenis kontennya pun bisa Anda kreasikan sesuai dengan kebutuhan klien Anda. Jika masih dalam proses pencarian, arahkan mereka pada konten yang memberikan info seputar fasilitas umum hingga objek wisata di sekitar pemukiman yang propertinya Anda tawarkan. Jika sudah memiliki properti, arahkan mereka pada konten seputar inspirasi desain interior, ide dekorasi, maupun tips perawatannya.

2. Menyuguhkan konten virtual tour

Konten pemasaran yang soft-selling memang sudah terbukti mampu meningkatkan angka penjualan melalui website. Namun, rasanya akan kurang menarik jika Anda hanya memberikan konten tulisan tanpa ada tambahan foto maupun video. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk menambahkannya agar konten tidak terasa membosankan bagi para pengunjung website.

Melalui konten foto maupun video, Anda bisa me-manja-kan pembaca dengan suguhan visual yang estetik. Visualisasi ini bisa dihadirkan dalam bentuk virtual tour yang seakan-akan mengajak klien Anda untuk berkeliling langsung ke properti yang ingin dikunjungi. Konten ini tentu akan memberikan efektivitas bagi klien yang belum memiliki kesempatan untuk berkunjung langsung ke lapangan.

Baca juga: Peluang Bisnis Tanpa Modal / Tanpa Resiko Untuk Anak Muda

Untuk bisa menyediakan konten visual tersebut, sudah pasti Anda harus meluangkan waktu untuk mengambil gambar dengan memotret atau merekamnya. Jika Anda masih belum memiliki waktu luang, Anda bisa menyewa jasa fotografer yang sudah profesional untuk membantu Anda. Namun, bagaimana jika Anda ingin menekan biaya dengan membuatnya sendiri?

Sebagai permulaan, Anda harus menyempatkan waktu untuk mempelajari setiap sudut properti yang dijual, seperti kamar tidur, kamar mandi, dapur, ruang tamu, hingga halamannya. Selanjutnya, pilih waktu yang tepat untuk mengambil gambar dari setiap ruangan di dalamnya. Siang hari akan jadi waktu yang tepat untuk mendapatkan pencahayaan yang natural.

3. Memanfaatkan Google My Business

Selain memperkaya website dengan berbagai jenis konten yang menarik, langkah lain yang tidak boleh Anda lewatkan adalah membuat profil Google My Business dan memanfaatkannya secara maksimal. Melalui salah satu fitur Google ini, Anda bisa menambahkan berbagai jenis informasi penting yang perlu diketahui para calon pembeli.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa properti yang Anda tawarkan, para calon klien bisa mencari tahu informasi melalui Google My Business. Beberapa informasi tersebut meliputi nama properti, alamat lengkap, koordinat peta dari properti yang dijual, hingga alamat website dan nomor telepon yang bisa dihubungi para calon pembeli.

Baca juga: Daftar Toko Online Terpercaya & Terbaik di Indonesia

Jika Anda sudah melengkapi seluruh informasi tersebut pada Google My Business, pihak Google akan langsung melakukan pengecekan dengan mengirim surat yang berisi kode verifikasi ke alamat properti yang Anda jual. Jika Anda sudah menerima surat untuk keperluan verifikasi tersebut, Anda hanya perlu melakukan input kode ke akun yang sudah dibuat.

Dari proses verifikasi tersebut, properti yang Anda jual atau kantor Anda sudah bisa diakses di Google Maps. Para klien pun akan lebih mudah diarahkan untuk langsung menuju ke alamat yang sudah terdaftar apabila ingin langsung berkunjung dan bertemu dengan Anda.

Baca juga: 5 Tips Membuat Toko Online Yang Pasti Berhasil

Melalui penjelasan di atas, langkah apa yang sudah Anda coba atau akan Anda lakukan terlebih dulu? Apabila Anda masih belum mencobanya, segera lakukan agar bisnis properti Anda bisa berjalan lebih mudah dan efektif. Selamat berbisnis!

Write A Comment

2 + two =

Pin It