Bisnis

Cara Membuat Analisis SWOT Perusahaan & Bisnis [Bonus Contoh]

Pinterest LinkedIn Tumblr

Cara membuat analisis SWOT – Terdapat kata kata bijak dari Sun Tzu yang berkata : “If you know the enemy and know yourself, you need not fear the result of a hundred battles. If you know yourself but not the enemy, for every victory gained you will also suffer a defeat. If you know neither the enemy nor yourself, you will succumb in every battle”.

Apabila diartikan ke dalam bahasa Indonesia, artinya kira – kira : “Jika Anda mengenal musuh dan tahu tentang diri sendiri, Anda tidak perlu takut hasil dari seratus pertempuran. Jika Anda mengenal diri sendiri sendiri, tetapi tidak mengetahui musuh, maka Anda akan menderita kekalahan untuk setiap kemenangan yang didapatkan. Apabila Anda tidak mengenal musuh dan diri sendiri, Anda pasti menderita di setiap pertempuran!”.

Untuk dapat mengenali diri sendiri dan musuh dengan lebih baik, kita perlu melakukan analisa terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman terhadap perusahaan atau bisnis yang sedang dijalankan. Hal ini disebut sebagai analisis SWOT. Teknik ini ini dibuat oleh Albert Humprey pada tahun 1960 – 1970an disebuah proyek riset Universitas Stanford dengan mempelajari perusahaan – perusahaan besar yang termasuk di Fortune 500.

Analisis SWOT dapat diterapkan di seluruh bidang dan model bisnis. Salah satu penerapan yang paling umum adalah dalam menyusun strategi suatu perusahaan, pemasaran produk, prioritas implementasi, atau pemilihan inovasi bisnis. Yuk kita kupas lebih mendalam …

Baca juga : Jangan Cuman Ngandelin Gaji! Tebalkan Kantong dengan 8 Peluang Usaha Ini

Pengertian Analisis SWOT

Analisis SWOT adalah kerangka berpikir yang digunakan untuk meng-evaluasi posisi kompetitif dari perusahaan dan mengembangkan perencanaan strategis. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi analisis SWOT yaitu strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang) dan threats (ancaman).

Istilah Analisis SWOT umumnya digunakan dalam ruang lingkup management dan bisnis. Metode ini dipercaya sebagai alat bantu yang sangat mudah dan powerful untuk mengembangkan strategi bisnis, baik untuk bisnis yang baru dimulai ataupun sudah berjalan …

Kekuatan dan kelemahan merupakan faktor yang berasal dari dalam perusahaan. Kedua faktor ini dapat kita ukur dan berada dalam kendali kita. Salah satu contohnya adalah kapasitas produksi dan pengalaman dalam ekspor import.

Sedangkan peluang dan ancaman merupakan faktor yang berasal dari luar perusahaan. Kita perlu untuk mengambil setiap peluang yang ada dan melakukan management risiko sehingga bisnis dapat berjalan secara sustain. Salah satu contohnya adalah harga bahan baku dan keberadaan pesaing atau kompetitor.

Analisis SWOT akan membantu kita untuk menemukan dan mengatur setiap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman ke dalam daftar yang terorganisir. Selanjutnya, analisis ini akan ditampilkan dalam bagan yang sederhana.

Baca juga : Mari Belajar Mengenai UKM, UMKM, Bisnis Online dan Start Up di sini!

Faktor Dalam Analisis SWOT

faktor - faktor dalam membuat analisis SWOT

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa dalam membuat analisis SWOT, kita selalu mempertimbangkan faktor Strength, Weakness, Opportunity, dan Threats. Pembuatan analisis SWOT selalu dimulai dari identifikasi faktor internal dan faktor eksternal. Pada akhirnya, semua diramu untuk membuat strategi yang membantu perusahaan mencapai tujuan.

Strength (Kekuatan)

Kekuatan menggambarkan kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan. Kekuatan ini seringkali menjadi competitive advantage dan dapat menjadi keunggulan perusahaan Anda terhadap para pesaing. Misalnya saja brand yang kuat, pelanggan yang setia, margin keuntungan usaha yang memadai, teknologi yang unik, dan sebagainya.

Biasanya dalam membuat analisis SWOT, perusahaan akan berusaha untuk membuat daftar kekuatan sebanyak – banyaknya. Sebagai contoh, penjualan daging sapi dengan label halal MUI dan teknologi pengawetan alami yang dimiliki oleh tmnfood.id. Terdapat dua kekuatan yang dimiliki oleh tmnfood.id, yaitu (1) label halal dan (2) teknologi pengawetan alami.

Apabila Anda kesulitan dalam membuat list kekuatan, Anda dapat memulainya dengan daftar pertanyaan berikut :

  • Apa yang Anda lakukan lebih baik dari pada orang lain?
  • Apa yang bisa Anda lakukan, tetapi orang lain tidak bisa lakukan?
  • Apakah Anda memiliki sumber bahan baku termurah?
  • Apa yang orang lain lihat sebagai kelebihan Anda?
  • Aset apakah yang Anda miliki? Bisa saja pengetahuan, latar belakang pendidikan, networking, atau keahlian.

Weakness (Kelemahan)

Selain faktor kekuatan perusahaan, Anda juga perlu menyadari kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan. Pada umumnya, sebuah kelemahan akan membuat performa perusahaan menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, kelemahan ini perlu diperbaiki untuk menjaga perusahaan tetap kompetitif!

Beberapa contoh kelemahan perusahaan adalah suplai bahan baku yang tidak stabil atau mungkin harga produk yang terlalu mahal. Untuk mendapatkan daftar kelemahan perusahaan secara lebih objektif, jangan lewatkan testimoni konsumen … Howie rasa mereka bisa memberikan pendapat yang lebih jujur …

Apabila Anda kesulitan untuk membuat daftar kelemahan, Anda dapat menjawab beberapa pertanyaan berikut untuk membantu identifikasinya.

  • Apa yang dapat Anda tingkatkan?
  • Apa yang dapat Anda hindari?
  • Faktor apa saja yang membuat Anda kehilangan penjualan?
  • Apa yang orang lain lihat sebagai kelemahan Anda?

Pastikan Anda mempertimbangkan hal ini dari kacamata internal dan eksternal ya sobat. Tindakan terbaik tentu saja adalah jangan menyangkali kelemahan tersebut … sadari bahwa setiap orang memiliki kelemahan. Yang penting perusahaan Anda selalu berkembang ke arah yang lebih baik.

Opportunity (Peluang)

Faktor peluang biasanya diidentifikasi pada saat awal membangun bisnis. Tak lain dan tak bukan adalah karena bisnis yang dijalankan pasti terbentuk karena Anda jeli melihat peluang dan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan.

Untuk membuat analisa terhadap peluang yang ada, gunakan pertanyaan berikut :

  • Kesempatan apa yang Anda lihat?
  • Trend apa yang sedang berkembang di masyarakat?

Threats (Ancaman)

Analisis terhadap faktor threats atau ancaman sangatlah penting untuk menentukan apakah bisnis kita dapat bertahan menghadapi jaman atau tidak? Beberapa ancaman yang mungkin terjadi adalah kenaikan harga bahan baku, jumlah kompetitor meningkat, atau mungkin saja perubahan pada aturan pemerintah …

Dalam membuat daftar ancaman terhadap perusahaan, Anda dapat menggunakan perspektif jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu, daftar ini bisa saja sewaktu – waktu berubah loh. Disarankan untuk melakukan review setiap 6 bulan sekali.

Dalam membuat analisa terhadap faktor ancaman, Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut :

  • Hambatan apa yang Anda hadapi?
  • Apa saja yang sedang dilakukan oleh para pesaing?
  • Apakah ada teknologi terbaru yang jauh lebih murah daripada yang Anda gunakan saat ini?

Baca juga : Bisnis Model Canvas – 9 Langkah untuk Memaksimalkan Keuntungan

Manfaat Analisis SWOT

Banyak sumber yang mengatakan bahwa analisis SWOT merupakan metode analisa yang paling dasar. Faktanya, analisis SWOT pertama kali dipraktekan dalam bidang bisnis. Walaupun begitu, analisis SWOT ternyata telah banyak digunakan di pemerintahan, organisasi non profit, bahkan investor dan pengusaha.

Analisis SWOT dapat mengawali sebuah pertemuan yang membahas mengenai strategi bisnis. Akan lebih baik kalau Anda dapat mengundang talent untuk berdiskusi mengenai kelebihan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan Anda. Selanjutnya, baru Anda mendefinisikan peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan. Setelah perusahaan berhasil mengindentifikasi seluruh faktor, Anda dapat memulai sesi brainstorming atau diskusi. Seringkali dalam sesi tersebut, kita akan menemukan faktor – faktor yang sebelumnya tidak disadari. Oleh karena itu, masukan dari peserta diskusi sangatlah bermanfaat.

Sebuah perusahaan dapat menggunakan analisis SWOT untuk perusahaan secara umum atau secara spesifik, misalnya divisi penjualan, divisi produksi, atau divisi akunting. Ada dua model pendekatan yang dilakukan bisa dilakukan, yaitu konvergen dan divergen.

Apabila dilakukan pendekatan konvergen, maka analisis SWOT dibuat secara spesifik per divisi sebelum digabungkan menjadi satu bagian yang mewakili perusahaan. Apabila dilakukan pendekatan divergen, maka analisis SWOT dilakukan menyeluruh sebelum dibagi – bagi ke masing – masing divisi.

Hasi dari analisis SWOT dapat dijadikan panduan untuk merencanakan strategi sehingga bisa mencapai tujuan perusahaan dengan tahapan yang lebih sistematis.

Apa Yang Bisa Dilakukan dengan Analisis SWOT

Ketika kita sudah berhasil membuat analisa SWOT secara mendalam, ini saatnya untuk membuat strategi. Tanpa adanya sebuah action atau tindakan nyata, Howie rasa membuat analisis SWOT percuma untuk dilakukan …

Langkah pertama adalah melihat seluruh kekuatan yang dimiliki oleh Anda dan perusahaan, dan mencari tahu bagaimana cara menggunakan kekuatan tersebut untuk mengambil semua peluang yang ada. Lalu, Anda juga dapat menggunakan kekuatan tersebut untuk melawan ancaman yang ada di pasaran. Gunakan analisis ini untuk membuat daftar tugas / kerangka kerja / list of action yang akan kita ambil.

Untuk membuat prioritas pekerjaan, Anda juga dapat menggunakan system scoring. Dengan adanya prioritas kerja di tangan, segera lihat kalender dan buat timeline untuk menjadwalkan deadline setiap pekerjaan. Apa saja yang ingin Anda capai setiap minggu (atau mungkin bulan) untuk bergerak maju mengalahkan seluruh pesaing?

Selain itu, Anda juga dapat melakukan analisa tentang bagaimana peluang dari luar dapat menolong Anda untuk menutupi bahkan menghilangkan kelemahan perusahaan. Apakah Anda dapat memperbaiki kelemahan tersebut sehingga dapat menghindari ancaman yang datang dari luar?

Sekali lagi, segera buat daftar tugas yang ingin Anda kerjakan. Buatlah prioritas dan JUST DO IT!

Contoh Analisis SWOT Usaha Ayam Geprek

Berikut contoh analisis SWOT dalam usaha ayam geprek. Ayam geprek adalah sajian kuliner ayam goring tepung / goring dengan cara digeprek bersama dengan sambal pedas di dalam sebuah ulekan. Makanan ini pertama kali popular di kota Yogyakarta, dan saat ini telah menjadi favorit di seluruh Indonesia.

#1 : Strength

  • Harga yang terjangkau oleh seluruh kalangan.
  • Tersedia di gojek / grab.
  • Tempat yang strategis.
  • Memiliki sistem kasir yang baik.

#2 : Weakness

  • Harga bahan baku tidak stabil.
  • Pelayanannya kurang begitu cepat.
  • Tempat yang kurang kondusif (kotor).
  • Hanya ada satu menu.

#3 : Opportunities

  • Orang Indonesia menyukai hidangan ayam.
  • Konsumen menginginkan inovasi menu yang dijual.
  • Penggunaan media sosial untuk pemasaran online.

#4 : Threats

  • Banyak kompetitor.
  • Sulit mencari karyawan.
  • Issue kesehatan karena menggunakan banyak minyak.

Demikianlah penjelasan singkat dari Howie mengenai cara membuat analisis SWOT. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan sobat ya … Semoga sukses!

Write A Comment

nine + 12 =

Pin It