Menghitung Penghasilan dalam Kerjasama Iklan (ex. Google Adsense)!

Cara menghitung penghasilan dari Google Adsense – Apakah Anda merupakan seorang Content Creator? Terkadang Content Creator juga disebut dengan istilah Content Writer atau Copywriter. Dikutip dari youthmanual.com, ketiga pekerjaan ini pada dasarnya adalah sama. Seorang Content Creator adalah orang yang bertugas untuk membuat konten berupa tulisan, gambar atau video yang berisi tentang materi tertentu. Konten ini nantinya akan di-share melalui berbagai media, baik media offline ataupun media online.

Tujuan dari pembuatan konten pun ada banyak. Bisa saja seorang Content Creator ingin menghibur masyarakat, mengiklankan suatu barang atau jasa, atau bahkan sekedar memberikan informasi kepada masyarakat. Tentunya tujuan pembuatan konten ini ditentukan oleh masing – masing perusahaan. Sebagai contoh, website ngurusduit.com ditujukan untuk memberikan informasi seputar dunia keuangan seperti cara menghitung nilai waktu dari uang atau langkah menghitung dana pensiun.

Semua Content Creator professional yang telah kita kenal seperti Atta Halilintar atau Arief Muhammad di channel Youtube pasti memulai kesuksesan mereka dari nol. Mereka secara fokus dan konsisten mengembangkan kualitas konten yang mereka bagikan untuk menjadi yang terbaik di bidangnya. Walaupun bekerja dari nol, tujuan akhir mereka membuat channel tentu saja bukan untuk sekedar hiburan, tetapi juga untuk menghasilkan uang.

Salah satu cara para Content Creator menambah penghasilan mereka tentu saja dengan menggunakan Google Adsense. Pertanyaannya adalah : Bagaimana perhitungan yang ditetapkan oleh pihak Google Adsense sehingga Anda berhak untuk dibayar?

Baca juga : Jangan Cuman Ngandelin Gaji! Tebalkan Kantong dengan 8 Peluang Usaha Terbaru!

Pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan yang wajar dan seringkali ditanyakan oleh banyak orang. Pertanyaan tersebut pun bisa muncul dari siapa saja, apakah mereka sekedar ingin tahu atau mungkin saat ini sedang memulai perjalanan karirnya menjadi seorang Content Creator.

Apa sih yang membuat Google Adsense menjadi begitu istimewa? Kenapa banyak orang yang bisa mendapatkan penghasilan sebesar puluhan bahkan ratusan juta rupiah setiap bulannya? Bagaimana cara menghitung potensi penghasilan dari Google Adsense? Yuk kita coba mempelajarinya bersama.

A. Apa itu Publisher?

Cara Menghitung Penghasilan Dari Google Adsense - publisher

Seorang publisher adalah pihak yang memajang iklan di blog/website/akun youtube yang mereka miliki. Dalam dunia nyata, publisher dapat juga dikatakan sebagai makelar atau perantara. Seorang publisher pada umumnya bersedia untuk mempromosikan suatu produk atau jasa dari pemilik produk dan mendapatkan imbalan atas kegiatan tersebut.

Seorang publisher tidak harus memiliki produk atau jasa yang harus dijual, tetapi mereka harus memiliki jaringan dan traffic sebagai modal untuk advertiser beriklan di media milik mereka. Semakin besar traffic yang mereka miliki, maka semakin besar potensi penghasilan yang akan didapatkan oleh publisher.

Prosesnya juga cukup mudah. Publisher cukup mendaftarkan diri ke advertiser. Apabila permohonan tersebut disetujui, maka publisher akan mendapatkan kode iklan untuk dipasang di media miliknya. Lalu bagaimana cara menghitung penghasilan dari Google Adsense? Sabar. Hehe

Baca juga : Recommended! Daftar Toko Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

B. Mengapa Beriklan Secara Online?

Cara Menghitung Penghasilan Dari Google Adsense - mengapa beriklan online

Telah terbukti di negara – negara maju, termasuk Indonesia, bahwa para entrepreneur tidak ragu untuk beriklan melalui media online karena manfaat dan efek positif yang mereka rasakan terhadap penjualan produk mereka. Beberapa alasan para advertiser beriklan secara online adalah :

Tidak seperti toko konvensional, media online selalu dapat dibuka selama 24 jam

Media online dapat diakses dari seluruh dunia selama terhubung ke internet. Hal ini membuat jangkauan pasar menjadi tidak terbatas karena tidak lagi dibatasi wilayah.

Beriklan secara online di internet relative lebih murah dibandingkan harus beriklan di media konvensional seperti TV atau radio.

Bisnis publisher inilah yang biasanya dijalani oleh anak – anak muda di seluruh dunia karena tidak memerlukan modal dan tanpa risiko.

Baca juga : Peluang Bisnis Tanpa Modal / Tanpa Risiko Untuk Anak – Anak Muda

C. Cara Menghitung Pendapatan Google Adsense

Cara Menghitung Penghasilan Dari Google Adsense - cara

Terdapat banyak variasi iklan yang ditawarkan oleh pihak Google Adsense untuk memberikan variasi iklan yang akan ditampilkan di halaman penayangan. Variasi iklan tersebut dapat berupa teks, gambar, atau video. Ini adalah bagian terpenting dalam perhitungan Google Adsense sehingga kita bisa semakin memahami pendapatan publisher.

#1 : CPC / BPK

Cara Menghitung Gaji Dari Google Adsense - apa itu cpc

CPC merupakan singkatan dari Cost Per Click. Sering juga disebut sebagai BPK atau Biaya Per Klik. CPC atau BPK ditentukan oleh pengiklan sehingga CPC untuk setiap pengiklan dapat berbeda – beda. Ada pengiklan yang bersedia untuk membayar lebih besar, tetapi ada juga pengiklan yang memiliki budget promosi yang tipis. Hal ini tentunya bergantung pada produk yang diiklankan. Tidak mungkin iklan permen dan iklan mobil harganya sama bukan?

Kita tidak dapat tahu berapa iklan CPC. Kita hanya mengetahui rentang harganya, sedangkan untuk harga pastinya hanya diketahui oleh pihak Google dan pengiklan. Namun tenang saja, iklan yang akan muncul di halaman kita adalah iklan termahal yang termasuk di dalam niche kita kok. Hal ini dapat terjadi karena pengiklan memiliki mekanisme bidding sebelum iklan produk mereka dapat tayang.

CPC memiliki rumus perhitungan yang cukup sederhana, yaitu penghasilan = CPC x jumlah klik.

Apabila CPC untuk website Anda adalah Rp 500,- dan ada 100 orang yang mengklik iklan tersebut, maka Publisher akan mendapatkan Rp 500,- x 100 = Rp 50.000,-. Bayangkan kalau ada 1000 orang yang mengklik iklan Anda setiap harinya, maka Anda akan mendapatkan sampai Rp 500.000,- per harinya loh!

#2 : CTR / RKT

Cara Menghitung Gaji Dari Google Adsense - apa itu ctr

CTR merupakan singkat dari Click Through Rate. CTR juga sering disebut sebagai RKT atau Rasio Klik Tayang. Secara umum, CTR dikatakan sebagai persentase dari jumlah klik yang diterima oleh suatu Ad Units dibandingkan dengan jumlah tampilan Ad Units tersebut. Jadi, apabila sebuah iklan tayang di suatu blog sebanyak 1.000 kali dan mendapatkan klik sebanyak 10 kali maka CTR nya adalah 10 : 1.000 = 0,01 = 1%.

Secara tidak langsung, nilai CTR dapat menginformasikan mengenai wajar atau tidaknya jumlah klik yang didapatkan oleh suatu unit iklan. Pada umumnya, nilai CTR yang normal berada dalam rentang 1 – 3%.

Anda harus berhati – hati apabila menemukan jumlah CTR lebih dari 50%. Ini merupakan indikasi tindakan tidak normal pada unit iklan yang kita pasang seperti bom klik atau klik terus menerus pada unit iklan yang sama. Risiko yang mungkin timbul adalah akun Google Adsense kita di-suspend karena tindakan tidak wajar tersebut.

#3 : RPM / BPS

Cara Menghitung Gaji Dari Google Adsense - apa itu rpm

RPM merupakan singkatan dari Revenue Per Thousand Impression. RPM sering juga disebut sebagai BPS atau Biaya Per Seribu. Secara harafiah, RPM dapat diartikan sebagai pendapatan rata – rata yang bisa didapatkan oleh publisher setiap penayangan 1000 unit iklan.

Demi menjaga kenyamanan dan keamanan advertiser dari perbuatan kurang bertanggung jawab, maka halaman situs yang sengaja di refresh tidak akan masuk hitungan. Penetapan tarif CPM juga didasarkan pada 1.000 impresi sehingga advertiser dapat dengan mudah mengatur target dan budget mereka.

Cara menghitung RPM juga cukup mudah, yaitu dengan membagi penghasilan Anda terhadap jumlah iklan yang dimuat, kemudian dikalikan 1.000.

RPM halaman = (Penghasilan / Jumlah Iklan) x 1.000

Jika penghasilan tertaksir sebesar Rp 20.000,- dari 10.000 halaman, maka RPM halaman Anda adalah (Rp 20.000,- / 10.000) x 1000 = Rp 2.000,-.

Baca juga : 9 Langkah Memaksimalkan Keuntungan Dengan Bisnis Model Canvas

D. Akankah Publisher Dibayar Apabila Iklan Tidak Diklik?

Cara Menghitung Pendapatan Dari Google Adsense

Tentunya Anda sudah khatam mengenai cara menghitung penghasilan dari Google Adsense dengan rumus – rumus diatas bukan? Lalu bagaimana kalau tidak ada yang klik iklan kita. Berdasarkan pengalaman saya sih kita tetap akan dibayar, tapi yang memang penghasilannya akan sangat kecil sekali.

Kalau boleh jujur, saya memiliki website dengan 500 – 1.000 pengunjung setiap bulannya. Dari website tersebut, saya mendapatkan sekitar seribu rupiah setiap bulannya. Miris yak! But life must goes on.

Salah satu cara untuk menambah penghasilan tersebut tentu saja dengan mendatangkan semakin banyak pengunjung ke dalam blog kita. Hal yang sama berlaku juga untuk youtube. Semakin banyak orang yang melihat video dan menonton iklan, maka semakin besar juga cuan yang akan didapatkan.

Salah satu cara untuk mendatangkan pengunjung tentu saja dengan menggunakan Search Engine Optimization (SEO), seperti membuat konten berkualitas dan menjadi guest blogger sebagai salah satu cara mendapatkan backlink gratis.

Apabila akun dan dana Google Adsense kita telah mencapai Rp 1,3 juta, secara otomatis pihak Google Adsense akan mengirimkannya ke rekening kita melalui transfer antar bank.

Jadi bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk menjadi publisher Google Adsense?

5 thoughts on “Menghitung Penghasilan dalam Kerjasama Iklan (ex. Google Adsense)!”

    • Betul sekali Gan.
      hehe. yang penting content. Bahkan ada quote yang mengatakan : CONTENT ADALAH RAJA.
      Semoga howieandbelle.com selalu membawa manfaat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.