fbpx

9 Pilihan Alat Kontrasepsi Bagi Anda Yang Ingin Mengikuti Program KB!

Alat Kontrasepsi dalam Program KB – Tanggal 29 Juni, diperingati sebagai Hari Keluarga Berencana di negara Indonesia. Program Keluarga Berencana (KB) dicanangkan oleh pemerintah untuk memberikan kesadaran bagi masyarakat Indonesia mengenai pentingnya merencanakan keluarga yang sehat dan sejahtera.

Secara lebih detail, program KB sendiri disosialisasikan dengan slogan : “DUA ANAK CUKUP”, yang berarti pemerintah mengharapkan kesadaran dari masing – masing keluarga untuk merencanakan kelahiran. Pemerintah telah membantu perencanaan jumlah keluarga dengan mempromosikan penggunaan alat – alat kontrasepsi seperti kondom, spiral, atau IUD.

Baca juga : Penting Untuk Pasangan! 10 Ciri – Ciri Orang Hamil Muda

Program KB ini sebenarnya sangat penting karena pada wanita yang aktif secara seksual. Kehamilan pada tahun pertama dapat mencapai 90% apabila tidak menggunakan alat kontrasepsi dalam program KB. Program KB mempunyai daya tarik tersendiri bagi beberapa pasangan yang menunda kehamilan karena berbagai alasan seperti : pendidikan, karir, atau finansial.

Memilih untuk mengikuti program KB dengan penggunaan alat kontrasepsi perlu dilakukan secara tepat. Kegagalan kontrasepsi bisa disebabkan karena banyak, baik karena salah pemakaian atau penggunaan yang tidak teratur.

Saat ini, terdapat berbagai pilihan alat kontrasepsi yang dapat disesuaikan dengan preferensi dari masing – masing pasangan. Pasangan dapat memilih merencanakan kehamilan dengan berbagai pertimbangan, seperti : (1) masa depan; (2) usia diri dan pasangan; (3) jumlah anak saat ini; atau (4) aktivitas sehari – sehari.

Baca juga : Terbukti! 8 Tips Cepat Hamil Untuk Pasangan Baru

9 Alat Kontrasepsi Dalam Program KB

Metode Kontrasepsi Hormonal

Alat Kontrasepsi Dalam Program KB - Metode Kontrasepsi Hormonal

Kontrasepsi hormonal merupakan metode kontrasepsi yang dapat digunakan oleh wanita untuk mencegah kehamilan.

#1 : Pil KB Kombinasi Progestin

Hormon progestin diterapkan ke dalam tubuh wanita dengan cara pil, suntik, atau implant.

#2 : Pil KB Kombinasi Progestin dan Estrogen

Metode yang dapat menerapkan kombinasi hormone adalah dengan cara pil, suntik, patch, atau cincin vagina.

#3 : Alat KB Intra Uterine Device (IUD)

IUD merupakan suatu alat yang berbentuk huruf T dan dimasukkan ke dalam rahim. Terkadang pemasangan IUD menyisakan sedikit benang di vagina untuk menandakan posisi IUD. IUD tembaga dapat digunakan selama 10 tahun, sedangkan IUD hormone hanya dapat digunakan selama 5 tahun.

Metode Kontrasepsi Penghalang Fisik

Alat Kontrasepsi Dalam Program KB - Metode Kontrasepsi Barriers

Metode ini diterapkan dengan cara menghalangi pertemuan antara sel sperma dan sel telur.

#4 : Kondom

Anda dan pasangan dapat memilih kondom konvensional yang merupakan bahan elastis untuk digunakan pada penis. Walaupun begitu, kondom juga dapat digunakan oleh wanita.

#5 : Spermisida

Spermisida mengandung zat kimiawi nonoxynol-9 yang dapat merusak sperma. Oleh karenanya, spermisida dapat mencegah kehamilan yang tidak direncanakan. Spermisida dapat berbentuk krim, jeli, busa, atau supositori.

#6 : Diafragma

Diafragma merupakan alat yang terbuat dari karet atau lateks. Alat ini kemudian diletakkan depan mulut rahin untuk menghalangi masuknya sel sperma ke dalam rahim.

Metode Kontrasepsi Alami

Alat Kontrasepsi Dalam Program KB - Metode Kontrasepsi Alami

Kontrasepsi alami melibatkan pekerjaan individu tanpa menggunakan alat atau pengobatan tertentu.

#7 : Sistem KB Kalender

Pada sistem KB Kalender, pasangan dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual ketika wanita sedang memasuki masa subur. Masa subur pada wanita terjadi pada saat ovulasi (periode ketika sel telur siap untuk dibuahi oleh sel sperma).  Agar metode kontrasepsi alami ini dapat berhasil, pasangan wanita harus mengetahui masa ovulasinya.

#8 : Menyusui

Metode ini dapat diterapkan selama 6 bulan pasca melahirkan. Pasalnya, wanita yang memberikan ASI Ekslusif kepada bayi tidak akan mengalami haid.

Kontrasepsi Permanen

Alat Kontrasepsi Dalam Program KB - Metode Kontrasepsi Permanen

#9 : Sterilisasi

Sterilisasi merupakan alat kontrasepsi permanen dan merupakan pilihan bagi pasangan yang tidak ingin memiliki anak lagi. Pada pria, sterilisasi dilakukan dengan cara vasektomi. Pada wanita, teknik ini dapat diterapkan dengan tubektomi, ligasi tuba, implant tuba, atau elektrokoagulasi tuba.

Baca juga : 2019 – Kata Kata Cinta Romantis Untuk Pasangan Tersayang!

Ketika menggunakan alat kontrasepsi dalam program KB, anda dan pasangan perlu mencermati keuntungan dan kerugian dari masing – masing alat kontrasepsi. Karena itu, penting untuk berdiskusi langsung dengan dokter untuk memilih metode kontrasepsi yang sesuai. Perencanaan yang matang dalam menentukan jenis kontrasepsi yang sesuai untuk Anda dan pasangan merupakan kunci keberhasilan program KB yang Anda ikuti.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.