√ Pengertian Sel Tumbuhan & Ulasan 3 Fungsi Sel Tumbuhan

Sel Tumbuhan – Apakah kamu tahu istilah sel? Sel merupakan bagian organisme terkecil yang bisa menjalankan fungsi hidup dengan mandiri atau dengan replikasi membelah diri. Selain fungsi diatas, sel selaku salah satu partikel tubuh, sel juga bisa digunakan untuk menggabungkan organisme unisel maupun multisel

Kadang kita sulit membedakan struktur sel ketika kita belajar tentang materi ini. Pada artikel ini akan dibasas mengenai struktur sel tumbuhan. Sangat penting bagi kita mengetahui, terutama bagi pelajar, agar kita memahami unsur terkceil dari suatu tumbuhan

Mungkin itu sedikit gambaran terkait pengertian sel pada makhluk hidup. Namun, setiap makhluk hidup, semacam hewan, tumbuhan dan manusia pastinya mempunyai struktur sel yang berlainan. Nah, untuk itu pada artikel kali ini saya akan membahas perihal sel tumbuhan dan akan sedikit menyinggung tentang persamaan dan perbedaan antara sel tumbuhan dan hewan.

Pengertian Sel Tumbuhan

pengertian sel tumbuhan

Organisme Unisel atau organisme bersel satu adalah suatu makhluk hidup yang tubuhnya hanya terbentuk dari satu sel. Meskipun hanya terbentuk dari satu sel, organisme unisel seperti bakteri, Protista dan jamur tetap dapat melaksanakan fungsi kehidupannya dengan baik. Selain itu organisme unisel mempunyai beberapa ciri-ciri pada makhluk hidup seperti makan, bernafas dan berkembang biak.

Sedangkan contoh organisme multisel atau bersel banyak sebagaimana hewan dan tumbuhan . Setiap sel penyusun tubuh organisme tersebut memiliki wujud dan fungsi masing-masing. Dan hal itulah yang melukiskan manfaat sel sebagai unit fungsional dan structural pada kehidupan.

Pada tubuh makhluk yang tersusun dari bermacam-macam sel, sel-sel tersebut memiliki wujud yang sama kemudian bersatu menciptakan suatu hubungan guna melakukan peranan khusus. Lalu, saat suatu jaringan menyatu dengan jaringan yang lain, maka tersusunlah sebuah organ baru. Setiap organ yang bergabung akan membentuk suatu system organ, seperti system transportasi, system saraf dan sistem yang lainnya.

Oleh karena sebab di atas sel tumbuhan juga biasa dikenal sebagai bagian paling kecil dalam organ tumbuhan. Pada umumnya sel tumbuhan dibagi menjadi tiga bagian yaitu, bagian utama yang terdiri dari sel atau selaput sel, sitoplasma dan organel-oeganel sel lainnya.

Struktur sel pada tumbuhan pada dasarnya akan membentuk kelompok kelompok pada tumbuhan. Kita ketahui dalam biologi tumbuhan dibedakan berdasarkan keping lembaga, atau lebih kita mengenal dengan sebutan tumbuhan monokotil.

Setiap organel-organel tumbuhan memiliki peranan masing-masing dan menentukan sifat yang akan diwarisinya. Namun setiap organel-organel tersebut memiliki sistem yang dapat menciptakan sebuah kesatuan sel dengan suatu koordinasi yang ideal.

Baca juga : √ 2018 Kata Kata Bijak Islami Singkat Kekinian

Fungsi Sel Tumbuhan

Secara umum sel tumbuhan dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu sel parekim, kolenkim dan sel klerenkim. Karena berbeda, pastinya setiap sel mempunyai susunan dan manfaat yang berbeda dalam melaksanakan manfaat kehidupannya secara keseluruhan. Setiap sel tersebut kemudian bersatu untuk membentuk sebuah jaringan.

Secara umum fungsi sel sebagai jaringan awal tumbuhnya suatu organisme terutama pada tumbuhan. Jika sel pada tumbuhan mengalami kematian maka dipastikan keseluruhan tumbuhan akan mati, namun sebaliknya. Setiap bagian sel memepunyai fungsi dan tugans masing-masing

Untuk lebih lengkapnya simaklah beberapa penjabaran tentang fungsi dari setiap jenis sel yang ada pada tumbuhan.

Sel Parenkim

fungsi sel tumbuhan Sel Parenkim

Sel parekim yaitu suatu sel yang jika dilihat dari susunanya mempunyai wujud segi enam yang menjadi sel penyusun dalam jaringan parenkim pada tumbuhan. Karakteristik sel parenkim yaitu diameter yang sama ke semua arah, memiliki dinding sel yang tidak tebal dan memiliki rongga di dalam sel yang tidak sedikit. Karakteristik sel parenkim yakni basalis yang artinya posisi dari kunci sel berada dekat dengan bagian dalam.

Adapun peranan dari sel parenkim sendiri ialah untuk tempat menyimpan cadangan makanan yang dapat ditemukan pada vakuola. Cadangan makanan yang berada di vakuola biasanya berbentuk benda cair atau larutan, akan tetapi kadang-kadang berbentuk padat dan cair di bagian sitoplasma.

Sebuah jaringan yang terbentuk dari sel parenkim bisa berdiferensasi menjadi jaringan yang baru sehingga hal ini biasa disebut dengan jaringan dasar.

Contoh saja ketika rumput yang mati karena kekeringan memang tumbuhan tersebut mati. Namun pada dasarnya sel parenkimnya tidak mati, ketika terkena air maka dengan sendirinya sel paarenkim akan tumbuh kembali.

Sel Kolenkim

fungsi sel tumbuhan sel kolenkim

Berdasarkan namanya, sel kolenkim adalah sebuah sel yang berfungsi untuk membentuk kelenkim pada tumbuhan. Pada umumnya sel kolenkim jika dilihat di mikroskop mempunyai beberapa ciri-ciri semisal berwujud segi enam, terlihat memanjangan ketika diiris dengan membujur dan memiliki dinding sel yang tebal disebabkan oleh selulosa dan pectin.

Karena memiliki dinding sel yang tebal, jaringan kolenkim juga biasa dikenal dengan jaringan penyokong. Walaupun ketebalan dinding kolenkin tidak rata secara keseluruhan, namun sel kolenkim dapat menyusun sistem jaringan kolenkim yang lebih kuat.

Selain itu, salah satu fungsi sel kolenkim lainnya yaitu menjadikan tumbuhan menjadi lebih lentur sehingga tidak akan patah ketika disapu hembusan angin. Jaringan yang terbentuk dari sel korenkin adalah diferensasi dari jaringan parenkim.

Contoh pada tumbuhan atau pohon yang tinggi, ketika akan dipatahkan tidak serta mesta langsung patah, namun ada kekerasan yang timbul pada pohon tersebut, hal itulah efek dari sel kolenkim

Sel Sklerenkim

fungsi sel tumbuhan sel sklerenkim

Sel sklerenkim merupakan sel pembentuk jaringan yang mengalami penebalan dinding sekunder yang berwujud lignin. Berdasarkan bentuk dan penyusunnya jaringan sklerenkim dibedakan menjadi dua bagian yaitu sklereid dan serabut. Perbedaan antara kedua jenis ini mencakup beberapa hal, seperti bantuk, asal dan perkembangan sel-nya.

Pertama, skeleren yang berwujud sel mempunyai ciri khas, berwujud bulat dan dinding sel yang mengalami penebalan. Beberapa tumbuhan skeleren memiliki sistem sel yang bersifat padat, tetapi pada bagian dalamnya terbentuk dari suatu jaringan perenkim yang memiliki sifat lunak. Salah satu contoh sel sklerenkim adalah sebuah tempurung kelapa yang terbentuk dari skleren yang telah mati.

Sedangkan bagi jenis serabut sendiri dapat ditemukan dengan mudah dalam berbagai spesies tanaman. Sel selabut skleren sendiri mempunyai beberapa karakterisktik seperti memiliki bentuk memanjang, berujung lancip, dinding sel yang tebal dan menyambung antara sel satu dengan sel yang lainnya.

Suatu jaringan yang terbentuk dari sel sklerenkim temasuk pada jaringan penopang karena memiliki lignin yang memiliki fungsi untuk lapisan dinding sekunder. Oleh karena itu jaringan itu berfungsi sebagai penguat batang tumbuhan.

Kesimpulan

Bagaimana sudah paham tentang materi sel tumbuhan?  Perlu dipahami betul bagaimana suatu organisme terutama tumbuhan bisa hidup dengan penyusun organ terkecilnya adalah sel. Diatas disebutkan baik pengertian, Fungsi dan bagian bagian dari sel tumbuhan.

Jadi sekali lagi sel tumbuhan terbagi kedalam 3 jenis yaitu sel parenkim, kolenkim, sklerenkim dengan fungsinya masing-masing. Semoga bermanfaat setelah kalian membaca materi ini. Jangan berhenti membaca jika kalian belum faham.

Tinggalkan komentar